Image of Marmut Merah Jambu

Text

Marmut Merah Jambu



...Momennya lagi pas banget, pikir gue. Seperti yang Ara tadi anjurkan lewat telepon, ini adalah saatnya gue bilang ke Ina kalau gue sangat menikmati malam ini.
"Tau gak sih, Na," kata gue sambil menyetir, memberanikan diri untuk bicara. "Gue seneng banget hari ini."
"Seneng kenapa?" tanya Ina.
"Seneng, soalnya," kata gue, berhenti bicara sebentar dan menengok ke kiri untuk meilhat muka Ina. Gue masang muka sok ganteng. Gue natap mukanya dengan jelas, memasang mata nanar, berkata dengan sungguh-sungguh, "Seneng... soalnya...hari ini akhirnya... gue bisa pergi sama-"
"AWASS!!!" jerit Ina memecahkan suasana.
BRAK! Mobil gue naik ke trotoar. Mobil masih melaju kencang, dan di depan ada pohon gede. Ina ngejerit, "Itu pohon! ITU ADA POHON, GOBLOK!"
"AAAAAAAAAAAAAAHHHHHHHH!" jerit gue, kayak cewek disetrum. Lalu gue ngerem dengan kencang. Ina teriak lepas. Suasana chaos.


Ketersediaan

F130312PC1813 Rad mMy LibraryTersedia
F164818PC1813 Rad mMy LibrarySedang Dipinjam (Jatuh tempo pada2020-02-28)

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
813 Rad m
Penerbit Bukune : Jakarta.,
Deskripsi Fisik
vi, 222 hlm.; 20 cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-602-8066-64-8
Klasifikasi
813
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this