Detail Cantuman
Advanced SearchText
Babi Ngesot
Kesurupan Mbak Minah semakin menjadi-jadi. Tubuhnya semakin susah dikendalikan oleh kita bertiga. Lalu tiba-tiba, Ingga berkata, 'Pencet idungnya, Bang.'
'Apa?'
'Idungnya,' Ingga meyakinkan. 'Aku pernah baca di mana gitu, pencet aja idungnya.'
'Tapi, Ngga?'
"Abang! Pencet idungnya sekarang!' Edgar memerintahkan gue.
Daripada kehilangan nyawa, gue ikutin saran mereka. Hap. Gue pencet idungnya Mbak Minah. Kita semua terdiam untuk beberapa saat. Semua menunggu efek yang datang dari mencet idung orang kesurupan. Apakah setannya akan keluar? Apa yang akan terjadi setelah ini?
Ternyata,
gak ngefek.
'Kok nggak ngaruh?' tanya gue.
Ami yang emang expert soal kesurupan, langsung teriak, 'YA IYALAH!!! JEMPOL KAKINYA TAU YANG DIPENCET, BUKAN IDUNG!
Ketersediaan
| F130300PC1 | 813 Rad b | My Library | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - Missing |
| F164817PC1 | 813 Rad b | My Library | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
813 Rad b
|
| Penerbit | Bukune : Jakarta., 2008 |
| Deskripsi Fisik |
viii, 240 hlm.; 19 cm.
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
978-602-8066-10-5
|
| Klasifikasi |
813
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






