<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="3243">
 <titleInfo>
  <title>Perjanjian-Perjanjian Bersejarah</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Wahjudi Djaja</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Klaten</placeTerm>
   <publisher>Cempaka Putih</publisher>
   <dateIssued>2009</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>iv, 68 hlm.: ilus.; 25 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penandatanganan Defence Cooperation Agreement (DCA) atau Perjanjian Kerja Sama Pertahanan antara Indonesia dan Singapura di Istana Tampaksiring Bali tanggal 27 April 2007, menuai kritik di dalam negeri. Banyak tokoh nasional dan politisi kita yang berpendapat bahwa bangsa kita sangat dirugikan dalam perjanjian tersebut. Mengapa? Salah satu klausal perjanjian tersebut menyebutkan bahwa pihak ketiga boleh menggelar latihan bersama Singapura di wilayah Indonesia. Bayangkan negara seluas Indonesia diacak-acak oleh negara kepulauan sekecil Singapura. Bayangkan pula seandainya Singapura mengajak Amerika Serikat untuk latihan militer bersama di wilayah kita. Betapa kedaulatan dan integritas negara kita berada dalam keadaan kritis. &#13;
Andaikata para pemimpin mau belajar dari sejarah bangsa kita, perjanjian yang isinya sangat merugikan bangsa tentu tidak akan kita lakukan. Sejak kehadiran penjajah di bumi Nusantara, bangsa kita diacak-acak dengan politik devide et impera. Kedaulatan setiap kerajaan diinjak-injak dengan berbagai cara. Kekuasaan atas wilayah dan jaringan perdagangan pun diperkecil dan dikikis hingga habis. Bangsa kita memang diajak berunding dan membuat perjanjian, tetapi dengan mudah penjajah menelikungnya. Untuk itulah, buku ini disusun. Semoga dengan membaca buku Perjanjian-Perjanjian Bersejarah, kita memiliki kesadaran sejarah yang tinggi sehingga mau mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan bangsa sampai kapan pun.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Sejarah Indonesia</topic>
 </subject>
 <classification>959.8</classification>
 <identifier type="isbn">9796623525</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN ARGA PUSTAKA SMA NEGERI 1KUTOWINANGUN</physicalLocation>
  <shelfLocator>959.8 Wah p</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">U164470HC1</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>959.8 Wah p</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Image0211.JPG.JPG</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>3243</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-03-08 11:03:14</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-03-08 11:03:45</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>