<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="3914">
 <titleInfo>
  <title>Cinta di Tepi Gaza, Kisah cinta di antara desing peluru, darah dan kematian</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mahmud Jauhari Ali</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Yogyakarta</placeTerm>
   <publisher>Araska</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>224 hlm.; 19 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Fida Qafishah, terlahir sebagai anak petani di Khuza'a, Khan Yunis, Gaza Selatan. Sejak kecil telah mengalami hidup sengsara di bawah tekanan Negara Israel. Ingatannya atas penghancuran pohon-pohon zaitun, ladang gandum, peternakan lebah, kebun sayur, dan penghancuran rumahnya begitu melekat kuat di otaknya. Sejak itu dia bertekad akan melawan Bangsa Zionis itu. Dengan kegigihan dan kecerdasannya, dia berhasil menamatkan pendidikan sekolah menengah atasnya di Gaza City.  Namun di usianya yang ke 19 tahun dia ditahan di Penjara Hasharon Israel. Di penjara itu dia mengalami kezaliman. Mulai dari pemeriksaan yang mengharuskannya menanggalkan pakaian, dimasukkan ke ruangan yang tak layak untuk manusia, hingga perenggutan kehormatannya. Karena hal terakhir itu, dia hamil dalam penjara. Kepedihan teramat sangat membuatnya hampir mengakhiri hidupnya. Di saat itulah pertolongan Allah datang melalui teman seselnya. Tapi, penderitaannya belumlah berakhir. Menjelang kelahiran anaknya, dia mendapatkan kesulitan saat melewati pos pemeriksaan Israel. Sehingga anaknya tak bisa diselamatkan nyawanya. Selain anak, dia juga harus kehilangan pria yang dicintainya lantaran dirinya  tak suci lagi. &#13;
&#13;
Meski begitu, dia tetap gigih melanjutkan pendidikan di Universitas Islam Gaza. Selama kuliah  dia juga menggabungkan diri menjadi sukarelawan di Bulan Sabit Merah Palestina. Hingga suatu waktu dia bertemu kembali dengan pria yang merenggut kehormatannya. Bagaimanakah cerita selanjutnya? Novel ini tidak hanya menceritakan perjalanan cinta manusia dengan bahasa yang apik, tetapi juga mengungkapkan sisi kehidupan wanita Palestina yang kadang terpinggirkan dari sorotan dunia internasional. Selamat membaca! Semoga bermanfaat.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Fiksi</topic>
 </subject>
 <classification>813</classification>
 <identifier type="isbn">9786027733916</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN ARGA PUSTAKA SMA NEGERI 1KUTOWINANGUN</physicalLocation>
  <shelfLocator>813 Mah c</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">F164800PC1</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>813 Mah c</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>cinta_di_tepi_gaza.JPG.JPG</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>3914</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-11 13:25:46</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-04-11 13:26:29</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>