<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="4025">
 <titleInfo>
  <title>Dosa-Dosa Besar yang Telah Dianggap Biasa dalam Keseharian Kita</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Naylil Moena</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>AH. Zain Malik</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Editor</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Yogyakarta</placeTerm>
   <publisher>Sabil</publisher>
   <dateIssued>2014</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>173 hlm.; 20 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Saat ini, kebanyakan umat Islam memiliki pola pikir tidak sehat. Mereka mudah sekali menyepelekan dosa. Bahkan, melakukan dosa besar sudah dianggap biasa. Lihatlah, berpelukan antara laki-laki dan perempuan yang bukan mahram sudah dianggap sebagai hal yang lazim. Celakanya, jika terdapat seseorang yang tidak lebur dalam tren maksiat semacam itu dianggap kampungan, kolot, dan katrok. &#13;
&#13;
Edan! &#13;
Era globalisasi tidak hanya mempersembahkan hal-hal yang positif. Banyak pula suguhan negatif dari globalisasi yang menjungkirbalikkan nilai-nilai Islam. Akibatnya, tidak sedikit di antara umat Islam yang tersesat pola pikirnya, lemah imannya, dan labil jiwanya. Sehingga, melakukan dosa besar sudah dianggap biasa, apalagi dosa kecil. Mereka sudah terbawa oleh tren, pola hidup, dan pola pikir permisif. &#13;
&#13;
Selain itu, bisa jadi juga, mereka terbiasa melakukan dosa besar karena faktor ketidaktahuan. Apapun alasannya, sebelum terlambat, umat Islam harus segera diselamatkan dari pola pikir dan perilaku permisif. Nah, buku ini sebagai salah satu upaya ke arah tersebut. Di dalamnya, membahas secara detail segala dosa besar yang dianggap biasa, baik yang berhubungan dengan Allah, sesama, maupun diri sendiri. Selain itu, di akhir buku ini, dilengkapi cara-cara melatih diri agar bisa menghindari dosa.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Akhlak dan Tasawuf</topic>
 </subject>
 <classification>2X5</classification>
 <identifier type="isbn">9786022555063</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN ARGA PUSTAKA SMA NEGERI 1KUTOWINANGUN</physicalLocation>
  <shelfLocator>2X5 Nay d</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">U176148HC1</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>2X5 Nay d</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>4025</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-08-15 10:50:59</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-08-15 10:51:42</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>