No image available for this title

Text

Surat Kecil Dari Surga



"Namun aku telah puas menangis kali ini. Tangisanku terakhir, air mata yang kujanjikan hanya sekali. Setelah itu harus kujadikan batu air mata berdarah ini. Sungguhpun begitu, aku tetap memohon pertolongan, perlindungan dan cintamu untuk anak titipanMu."

Protes dan doa bathin Hanum terlepas bak anak panah yang melesat, menancap pada sasarannya, Tuhan! Hanum Pratiwi dengan Bintang Maharani gadis kecilnya, harus menerima garis sebagai laskar pesakitan penyakit yang mematikan, warisan dari mendiang Agung Permana, suaminya. Kepedihan bayang-bayang kematian begitu lekat di pelupuk mata. Namun dia harus tegar hidup dalam keterbatasan materi, kucilan masyarakat dan keluarga. Ia yakin sakitnya bisa disembuhkan! Ia dan Bintang siap memeluk kepasrahan yang kini tengah merayap menuju kesempurnaan. Dengan kekuatan doa dan cinta mereka menjalani hidup yang kini mulai membaik. Bintang adalah mataharinya yang harus selalu dia pijarkan hidupnya dengan cahaya-Nya.


Ketersediaan

F176308HC1813 Kir sMy LibraryTersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
813 Kir s
Penerbit Hi-Fest Production : Jakarta.,
Deskripsi Fisik
vii, 182 hlm.; 19 cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-602-60644-3-1
Klasifikasi
813
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this