Detail Cantuman
Advanced Search
Text
I Love Maghrib, dia yang menuju hari kembali
Maghrib adalah garis itu. Garis pemisah dari yang terang menuju gelap, dan dunia ke akhirat yang misteri.
***
Sendiri, hanya berteman rindu dan sunyi. Itulah gambaran kehidupan Umi Salamah, seorang wanita yang sering ditinggal oleh suaminya. Satu persatu, kedua anaknya, Naurin dan Sophia, juga pergi.
Akhirnya, Umi Salimah mengontrakkan rumahnya dan kembali ke rumah kecil peninggalan orang tuanya. Sebuah rumah berlumut, namun penuh kedamaian. Di rumah itulah, ia menemukan keindahan di tengah kesunyian hidup yang mengurungnya. Dan, maghrib adalah penghiburnya.
Ada apa dengan maghrib? Mengapa Umi Salimah begitu terpesona terhadap maghrib? Dan, mampukah maghrib memupus kerinduan wanita itu kepada suami dan anak-anaknya, lalu menggantinya kerinduan kepada Tuhan?
Di dalam novel inilah Anda akan menemukan jawabannya lewat narasi indah tentang rahasia maghrib. Maghrib yang senantiasa mengembalikan Umi Salimah pada dipan bambu milik ayahnya, khusyuknya dalam simpuh serta sujud panjang. Dan, maghrib yang menyajikan renungan sebelum petang sembahyang.
Selamat membaca!
Ketersediaan
| F184756HC1 | 813 Ari i | My Library | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
813 Ari i
|
| Penerbit | Diva Press : Yogyakarta., 2013 |
| Deskripsi Fisik |
238 hlm.; 20 cm.
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
978-602-7663-84-8
|
| Klasifikasi |
813
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






