Detail Cantuman
Advanced SearchText
90 Menit Bersama Hegel
Bersama Hegel, filsafat menjadi sungguh sangat sulit. Metode dialektisnya menghasilkan sistem metafisika yang sangat impresif yang pernah dikenal manusia. Hegel bahkan mengakui bahwa "hanya satu orang yang mengerti diriku, dan ia pun tidak mengerti diriku". Sistem Hegel mencakup hampir semua hal, namun unsur yang paling vital adalah dialektika:tesis, antitesis, dan sintesis. Metode ini lahir dari ambisi Hegel untuk mengatasi kelemahan logika, dan bergerak menuju budi (mind) sebagai realitas utama. Gagasannya akan sejarah sebagai sebuah proses realisasi diri manusia pada akhirnya memberikan inspirasi kepada Marx untuk membentuk filsafat materialisme-dialektisnya yang terkenal itu.
Ketersediaan
| 110513HC1 | 190 Str 9 | My Library | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - Missing |
| 110513HC2 | 190 Str 9 | My Library | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - Missing |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
190 Str 9
|
| Penerbit | Erlangga : Jakarta., 2001 |
| Deskripsi Fisik |
88 hlm.; 19 cm.
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
979-688-273-6
|
| Klasifikasi |
190
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






