Detail Cantuman
Advanced SearchText
90 Menit Bersama Nietzsche
Berabad-abad sebelumnya, filsafat tampak begitu berbahaya hanya bagi para filsuf, di tangan Nietzsche, filsafat menjadi begitu berbahaya bagi semua orang. Kegilaan Nietzsche di akhir hidupnya adalah sebuah simbol kegilaan yang melanda Eropa sepanjang pertengahan abad ke-20, yaitu dengan munculnya Perang Dunia II. Filsafat Nietzsche tersusun dalam bentuk aforisme yang penuh dengan muatan psikologi. Inilah yang membuat filsafatnya yang brilian, persuasif, dan tajam daripada apa yang pernah ada sebelumnya. Konsep utamanya adalah kehendak untuk berkuasa (will to power); konsep inilah yang diyakini Nietzsche sebagai dasar dari seluruh impuls kita untuk bertindak. Kekristenan ia anggap sebagai sebuah "pemutarbalikan yang tak disadari" dari konsepnya itu. Semua ini membuat Nietzsche begitu dikenal dengan kalimatnya yang melegenda "God id dead".
Ketersediaan
| 110509HC1 | 190 Str 9 | My Library | Tersedia |
| 110509HC2 | 190 Str 9 | My Library | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
190 Str 9
|
| Penerbit | Erlangga : Jakarta., 2001 |
| Deskripsi Fisik |
88 hlm.; 19 cm.
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
979-688-260-4
|
| Klasifikasi |
190
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






